Oct 19, 2012

ff 2pm khunyoung/ khunwoo my romantic prince 1



My romantic prince




main cast : wooyoung
nichkhun


rate : entahlah

disclamer : yang milik saya adalah hanya ide cerita ini .

warning : boy x boy

( yaoi )

namja x namja

pairing : khunwoo/khunyoung

chapters : 1 of ?

summary : apa alasan namja tampan dan sangat menarik seperti wooyoung mau menjadi kekasih dari ketua geng terbesar di asia ?
kenapa nichkhun yang begitu setia terhadap bos nya sekarang menghianati bossnya itu dan apa bentuk penghianatan nichkhun ini …?
lalu seperti apa dan siapakah boss atau ketua geng/mapia terbesar di asia ini ?!


penggalan cerita :
wooyoung menyusuri jendela besar di kamarnya itu dengan jari telunjuknya seraya memperhatikan suasana di luar yang terlihat dingin. Mata wooyoung berjalan seiring dengan jari telunjuknya yang menyusuri jendela besar itu dengan gerakan lurus berjalan serarah dengan panjang jendela itu hinggamatanya membulat saat jari telunjuknya sekarang menunjuk kearah seorang namja tampan yang ada di balik jendela yang juga tengah menaruh telunjuknya di kaca jendela itu membuat jari telunjuk mereka menyatu terhalang kaca. Wooyoung tersenyum manis pada namja itu dan namja tadi juga membalas dengan senyum mautnya yang membuat semua orang terpana
woooyoung mendekatkan wajahnya kearah kaca dan menghembuskan nafasnya di kaca itu hingga berembun dan dia menulis sebuah kata dengan jari telunjuknya di embun yang ada pada jendela tadi “aleumdabgo” (indah)
nichkhun juga mendekatkan dirinya ke kaca jendela itu dan juga membuat embun di sana dia juga menulis sebuah kata “mwoya ?”
wooyoung menghapus tulisan sebelumnya dan membuat embun lagi dia lalu menulis sebuah kata masih dengan jari telunjuknya “jeonmang” (pemandangan)
nichkhun menarik diri dari jendela itu dan berbalik melihat pemandangan di belakangnya tapi yang ada hanyalah benteng … kerena rumah megah itu memang di benteng sekelilingnya untuk menghindari serangan dari geng lainnya. Nichkhun kembali memandang wooyoung yang masih berada di dalam kamar dan mengedikan bahunya bertanya seolah dia mengatakan “mana?”
wooyoung menujuk dengan jari telunjuknya lurus membuat nichkhun kembali berbalik tapi yang dia lihat masihlah sama hanya sebuah benteng yang tidak memiliki nilai eksotis sama sekali. Lagi lagi nichkhun mengedikan bahu seraya menggelengkan kepalanya
wooyoung melambaikan tangannya mengintruksi agar nichkhun mendekat padanya dan nichkhun langsung mendekat saat dia sudah mengerti apa yang wooyoung maksudkan
wooyoung kembali menujuk dengan jari telunjuknya sekarang tepat kearah wajah nichkhun. Nichkhun memegang dadanya dengan ekspresi Tanya yang mungkin bisa di artikan “aku ?”
wooyoung mengangguk semangat membuat nichkhun tertawa kecil dengan rona bahagia yang dia pancarkan .
wooyoung kembali membuat embun di jendela itu dan menulis lagi sebuah kata “nan geuga joha” (aku menyukainya/pemadangan itu ) nichkhun tertegun membaca tulisan wooyoung dia sempat tidak percaya jika ini terjadi
wooyoung kembali melambaikan tangannya agar nichkhun semakin mendekat . setelah nichkhun mendekat, wooyoung masih saja mengintruksinya agar lebih dekat lagi hingga nichkhun menempelkan telinganya di kaca karena woyoung seolah ingin menyampaikan sesuatu padanya
wooyoung mencium pipi nichkhun yang terhalang jendela dan tidak menarik kembal dirinya dari jendela itu hingga saat nichkhun merasa tidak ada suara apapun yang membuat dia penasaran dan ahirnya menarik wajahnya dia melihat wooyoung yang mencium kaca tepat di tempat dia meletakan wajahnya membuat padangan mata mereka bertemu .
wooyoung menarik dirinya dari kaca itu dan tersenyum memandang nichkhun . nichkhun mendekatkan dirinya ke jendela lagi dan perlahan mendekatkan wajahnya ke jendela itu dan entahlah mungkin mereka gila sekarang karena wooyoung juga mendekatkan bibirnya ke jendela itu hingga sekarang bibir wooyoung dan bibir nichkhun menempel  terhalang jendela




… tapi saya harap kalian mau membacanya dan saya merasa jika ff kali ini juga tidak akan di sukai sama readers hufftt tapi saya pengen buat ini jadi … ya udah yah aku buat aja tumben kan aku mau buat khunyoung gak kepaksa






Brak brak brak ….
Suara derap langkah beberapa orang terdengar begitu jelas di sebuah rumah bernuansa putih yang bagitu megahnya dengan disain interior yang begitu mewah . orang-orang yang memakai pakaian formal dengan jas hitam dan kemeja putih berlarian tidak menentu di dalam rumah megah itu . suasa begitu kacau dan sibuk hingga suara gaduh begitu terdengar jelas disana.
“cepat siapkan karpetnya !” titah seorang namja masih dengan setelah seragam jas dan kemeja putihnya pada namja lain yang juga menggunakan seragam yang sama
“ne !” ucap namja yang di perintah itu dengan tegas dan kemudian dia berlari dengan tergesa-gesa untuk menyiapkan karpet yang di titahkan padanya
“ayo semuanya cepat cepat … mereka akan segera sampai !!!!” seorang dari kerimunan orang di dalam rumah megah itu berbicara dengan sedikit berteriak pada rekan2nya yang lain membuat semua orang yang ada di sana semakin kalang kabut menyelesaian tugas mereka masing2
Mata salah seorang dari mereka membulat saat dia melihat sebuah mobil melaju mendekati pintu masuk utama
“YAAACCHHHH MEREKA DATANG CEPAT CEPAT !!!! AYO KELUAR SEMUANYA !!!!”  teriak namja itu dan semua orang itu langsung saja berlarian keluar rumah dan dengan serempak berderet dengan rapih di sisi kanan dan kiri Jalan masuk rumah megah itu sungguh sangat hebat orang yang akan mereka sambut itu hingga membuat lebih dari seratus orang mapia berkumpul dan menata sebuah rumah untuknya
“selamat datang tuan muda !!!” ucap mereka serempak dan membungkuk hormat dengan serempak begitu mereka mendengar suara pintu mobil di buka
“apa yang kalian lakukan ?!” Tanya namja yang baru saja menapakan kakinya di tanah terlihat bingung dengan semua teman sekerjanya yang memperlakukan dia dengan sangat berbeda
salah satu dari oran2 yang berderet paling depan mengangkat kepalanya dan memandang siapa gerangan orang yang datang itu dan ternyata dia bukanlah orang yang akan mereka sambut
“YAACHH !!!! NICHKHUN !!! MINGGIR KAU !!!” teriak namja itu geram pada namja yang baru saja datang sedangkan namja bernama nichkhun itu hanya cengengesn tanpa dosa di depan teman2nya
“ada apa ini kalian manyambut siapa ? apa boss akan pulang ?!” Tanya nichkhun pada semua orang itu seraya menyilangkan tangan di depan dada
“ck … cepat minggir boss akan pulang sekarang dia mengatakan jika akan tiba dalam dua puluh menit “ jawab namja lainnya dan menyeret nichkhun untuk ikut berbaris dengannya
“ahh … wae ? kenapa harus mengadakan acara menggelikan seperti ini ?! boss itu bukankah dia tidak terlalu perduli dengan acara seperti ini ?!” Tanya nichkhun protes saat dia di haruskan ikut berbaris bersama yang lainya
“boss akan pulang membawa pacarnya yang selama ini kuliah di jepang “ jelas namja yang tadi menyeret nichkhun .membuat namja tampan itu terdiam beberapa saat
“oh … begitukah ? “ respon nichkhun datar dia berpikir jika bossnya akan membawa wanita cantik yang sanngat centil dan manja “dia pasti yeoja yang sangat centil manja dan tukang perintah iyakan ?!” Tanya nichkhun lagi
“soal centil aku tidak tahu … tapi yang aku dengar semua yang mengawalnya itu hampir mati semua bunuh diri karena dia sangat manja dan pengadu … sangat menjengkelkan …. “
“woah jinjja ?!”
“mereka datang !!!” nichkhun sontak menundukan kepalanya saat mendengar salah satu temannya berteriak dan benar saja selang beberapa detik berikutnya beberapa mobil berhenti di depan pintu utama
“selamat datang !” ucap seluruh orang yang berderet dengan rapih menggunakan baju yang sama walau hanya ada satu orang yang memakai baju yang berbeda dialah nichkhun.. namja yang paling tampan dan yang paling telat datang . ahirnya keluarlah seorang namja yah kurang lebih 40 tahunan dari mobil sedan hitam itu
“kajja keluarlah !” titah namja tua yang di ketahui bernama park jinyoung pada seorang yang masih berada di dalam mobil , orang yang duduk di sampingnya dalam mobil tadi . orang itu menghela nafas dan keluar dari mobil dengan ogah2an
“selamat datang tuan muda !!!” ucap orang2 tadi serempak dan membungkuk . nichkhun sedikit menyerngitkan kening dan mencoba mencerna suasana . ‘bukankah boss akan pulang dengan kekasihnya lalu tuan muda ? sejak kapan boss punya anak ?! hanya aku yang dia anggap anaknya ‘ keluh nichkhun dalam hati
“kenapa semua orang datang dan melihatku seperti ini !?? aku bukan tontonan !!! aku tidak suka !!!” ucap namja imut yang baru saja keluar dari mobil itu dengan nada manja nan menjengkelkan bagi para orang yang tengah berderet
“benarkan dia itu sangat menjengkelkan !?” bisik orang di samping nichkhun padanya
“dia namja ?!” Tanya nichkhun lagi dengan berbisik dan sedikit menoleh kesamping hingga dia bisa melihat salah satu temannya itu mengangguk
“kau tidak suka ?! “ Tanya jinyoung dengan lembut paa namja manis itu dia mengangguk dengan wajah yang di tekuk berpuluh-puluh lipat
“kalian semua pergilah !” titah jinyoung pada semua bawahannya . semua orang langsung menegakan badan mereka
“ne !!!” ucap semuanya tegas dan serempak lalu meninggalkan posisi mereka masing2. Nichkhun yang menegakan badannya hanya bisa melihat sekilas kearah namja menjengkelkan itu ‘dia imut sekali’ ucap nichkhun dalam hati saat melihat wajah namja itu yang sama sekali tidak melihatnya
“aku mau langsung ke kamarku … aku tidak suka ada banyak orang di sekitarku !” rengek namja itu dengan manja
“ne … ne … kita akan ke kamar sekarang kajja !” timpal jinyoung dan membawa namja itu menuju anak tangga yang ada di tengah ruangan luas yang terlihat seperti loby rumah itu

“yaachhh !!!” nichhun sontak terkaget saat salah satu temannya mengangetkan dia yang masih saja memperhatikan jinyong dengan namja asing yang sekarang sudah kelantai dua itu
“dia itu dibawa kesini karena tidak ada yang sanggup menjaganya lagi di jepang sedangkan dia itu terancam dalam bahaya jika ada yang mengetahui bahawa namja itu adalah kekasih dari boss kita … aku yakin dia tidak akan bisa berkelahi atau menembak lihat saja tangannya itu … sangat mulus “
“oh begitu … sepertinya akan ada pelatihan baru untuk kita “
“ne ?! palatihan apa ? ” Tanya namja itu tidak mengerti
Nichkhun tersenyum simpul “pelatihan untuk menahan emosi menghadapi namja menyebalkan itu “
“hehehehe … kau benar !”

#
#
#
#
#
#

“jadi itu akan aku tangani sendiri saja … aku akan pergi ke hongkong besok lusa … “ ucap jinyoung pada beberapa orang yang tengah duduk di sofa ruang tamu , yang sangat luas namun semuanya itu berwana putih mulai dari dinding dan semua interiornya termasuk kursi dan meja bahkan cangkir yang mereka gunakan sekarang juga berwarna putih
“aku juga akan menyelidiki beberapa orang yang mencoba untuk menipu kita … akan aku mulai dari besok … penipu yang juga seorang penghianat harus segera kita bereskan !” ucap nichkhun pada jinyoung dan namja tua itu langsung mengangguk
Braak
Pintu ruangan itu terbuka lebar menampakan seorang namja imut berdiri di depan pintu itu
“wooyoung-ah …waeyo ?” Tanya jinyoung pada namja imut itu yang memasang ekspresi kesal
“mereka … “ tunjuk wooyoung pada orang2 yang ada di belakangnya “lebih dari sepuluh orang yang mengikutiku ke kampus … apa kalian pikir aku ini tahan penjajah atau aku ini adalah tk berusia lima tahun ?!” woyoung menatap semua pengawalnya dengan garang “AKU BUKAN ANAK TK !!!” teriak wooyoung lagi kesal . jinyoung langsung memandang para pengawal wooyoung dengan tatapan siap menerkam membuat orang2 itu langsung menggelengkan kepalanya
“anii … kami hanya bersembilan saja … hanya Sembilan orang yang mengawal tuan muda wooyoung !” jelas salah satu namja itu pada jinyoung. Jinyoung merangkul bahu wooyoung dan tersenyum menenangkan
“sudah kita bicarakan itu nanti saja ok ?! sekarang lebih baik kita makan saja dulu “ ajak jinyoung dengan nada merayu pada wooyoung . dan dengan langkah yang terpaksa ahirnya wooyoung berjalan juga untuk menuju ke ruang makan
“nichkhun …  kau juga ikut kami makan !” titah jinyoung pada nichkhun yang sedari tadi hanya diam memperhatikan wooyoung dengan detil
“ah … ne “ nichkhun langsung saja berjalan mengekori jinyoung dan juga wooyoung

Di ruang makan


Wooyoung makan dengan tenang di meja makan yang sangat luas itu walau ternyata hanya di isi oleh 3 orang yakni nichkhun . woooyoung dan park jinyoung . yang sebenarnya kusi yang ada mengelilingi meja panjang itu ada 50 kursi

Wooyoung menyuapkan satu sendok makanan ke mulutnya dan tidak sengaja melihat nichkhun yang duduk berhadapan dengannya tengah memperhatikan dirinya dengan seksama membuat wooyoung penasaran. Wooyoung terus memperhatikan wajah nichkhun bahkan saat nichkhun sudah tidak memperhatikannya lagi
‘dia tampan juga … aku pikir semua orang yang ada di sini wajahnya akan sama uniknya dengan jinyoung hyung ! kekekeke ‘ wooyoung bergumam dalam hati seraya tetap memandang nichkhun

In meeting room

Wooyoung memasuki ruangan meeting yang ada di rumah mewah nan megah itu dan berjalan dengan perlahan untuk menuju ke kursi utama , dia tersenyum manis saat jinyoung menoleh kerahnya . wooyoung duduk di pegangan sofa di samping jinyoung . dan jinyoung langsung saja memegang tangan wooyoung dan mencium punggung tanganya membuat semua orang yang ada di sana memandang mereka dengan berbagai macam namun tak lama kemudian mereka semua kembali beralih melanjutkan aktifitas mereka masing2
“Aku akan pergi besok sore … jadi kerjakan dengan baik disini selama aku tidak ada “ jinyoung memberi perintah pada anak buahnya dan semua serempak mengangguk menyanggupi
Wooyoung memandang salah satu orang yang duduk di sofa putih sebelah kanan yang tidak lain adalah nichkhun . wooyoung melemparkan sebuah senyuman menggoda pada nichkhun tanpa di sadari oleh orang lainnya termasuk jinyoung sendiri
Nichkhun balas tersenyum pada wooyoung dan menatapnya penuh dengan arti begitupun wooyoung yang juga menatap nichkhun dengan tatapan yang tidak dapat di artikan author

In morning

Wooyoung meregangkan seluruh otot tubuhnya menggeliat di atas kasur king size yang sangat empuk dan hangat . wooyoung mengucek matanya seraya duduk di kasur
“hari ini jiyoung hyung akan pergi … dan aku bisa bermain dengan sepuasnya selama dia tidak ada disini … “ wooyoung bicara sendiri dengan rasa bahagianya yang sangat kentara . mood nya pagi ini sangatlah baik hingga wajahnya sekarang secerah mentari di siang hari saking bersinarnya hingga terik. Ahirnya wooyoung berjalan ke kamar mandi dan membersihkan dirinya tak lama berselang wooyoung sudah keluar dengan pakaian casualnya dia berdiri di depan cermin dan memperhatikan bayangan dirinya sendiri dengan seksama
“apa aku memang begitu indah ?!” Tanya wooyoung dengan percaya dirinya dan tersenyum kecil . dia berjalan menuju keluar kamar hanya saja dia melihat jendela besar di kamarnya yang menampakan cuaca yang begitu dingin .karena sekarang memang sudah masuk ke musim dingin yang sepertinya akan segera turun salju
“sepertinya akan turun salju …” gumam wooyoung dan mendekati jendela itu
wooyoung menyusuri jendela besar di kamarnya itu dengan jari telunjuknya seraya memperhatikan suasana di luar yang terlihat dingin. Mata wooyoung berjalan seiring dengan jari telunjuknya yang menyusuri jendela besar itu dengan gerakan lurus berjalan serarah dengan panjang jendela itu hinggamatanya membulat saat jari telunjuknya sekarang menunjuk kearah seorang namja tampan yang ada di balik jendela yang juga tengah menaruh telunjuknya di kaca jendela itu membuat jari telunjuk mereka menyatu terhalang kaca. Wooyoung tersenyum manis pada namja itu dan namja tadi juga membalas dengan senyum mautnya yang membuat semua orang terpana
woooyoung mendekatkan wajahnya kearah kaca dan menghembuskan nafasnya di kaca itu hingga berembun dan dia menulis sebuah kata dengan jari telunjuknya di embun yang ada pada jendela tadi “aleumdabgo” (indah)
nichkhun juga mendekatkan dirinya ke kaca jendela itu dan juga membuat embun di sana dia juga menulis sebuah kata “mwoya ?”
wooyoung menghapus tulisan sebelumnya dan membuat embun lagi dia lalu menulis sebuah kata masih dengan jari telunjuknya “jeonmang” (pemandangan)
nichkhun menarik diri dari jendela itu dan berbalik melihat pemandangan di belakangnya tapi yang ada hanyalah benteng … kerena rumah megah itu memang di benteng sekelilingnya untuk menghindari serangan dari geng lainnya. Nichkhun kembali memandang wooyoung yang masih berada di dalam kamar dan mengedikan bahunya bertanya seolah dia mengatakan “mana?”
wooyoung menujuk dengan jari telunjuknya lurus membuat nichkhun kembali berbalik tapi yang dia lihat masihlah sama hanya sebuah benteng yang tidak memiliki nilai eksotis sama sekali. Lagi lagi nichkhun mengedikan bahu seraya menggelengkan kepalanya
wooyoung melambaikan tangannya mengintruksi agar nichkhun mendekat padanya dan nichkhun langsung mendekat saat dia sudah mengerti apa yang wooyoung maksudkan
wooyoung kembali menujuk dengan jari telunjuknya sekarang tepat kearah wajah nichkhun. Nichkhun memegang dadanya dengan ekspresi Tanya yang mungkin bisa di artikan “aku ?”
wooyoung mengangguk semangat membuat nichkhun tertawa kecil dengan rona bahagia yang dia pancarkan .
wooyoung kembali membuat embun di jendela itu dan menulis lagi sebuah kata “nan geuga joha” (aku menyukainya/pemadangan itu ) nichkhun tertegun membaca tulisan wooyoung dia sempat tidak percaya jika ini terjadi
wooyoung kembali melambaikan tangannya agar nichkhun semakin mendekat . setelah nichkhun mendekat, wooyoung masih saja mengintruksinya agar lebih dekat lagi hingga nichkhun menempelkan telinganya di kaca karena woyoung seolah ingin menyampaikan sesuatu padanya
wooyoung mencium pipi nichkhun yang terhalang jendela dan tidak menarik kembal dirinya dari jendela itu hingga saat nichkhun merasa tidak ada suara apapun yang membuat dia penasaran dan ahirnya menarik wajahnya dia melihat wooyoung yang mencium kaca tepat di tempat dia meletakan wajahnya membuat padangan mata mereka bertemu .
wooyoung menarik dirinya dari kaca itu dan tersenyum memandang nichkhun . nichkhun mendekatkan dirinya ke jendela lagi dan perlahan mendekatkan wajahnya ke jendela itu dan entahlah mungkin mereka gila sekarang karena wooyoung juga mendekatkan bibirnya ke jendela itu hingga sekarang bibir wooyoung dan bibir nichkhun menempel  terhalang jendela
nichkhun tersenyum dan mengintruksikan wooyoung untuk keluar dari kamarnya dan wooyoung langsung berlari keluar dari kamarnya ituuntuk menemui nichkhun
wooyoung berlari kecil seraya celingukan untuk menghindari orang2 yang ada di sana agar dia tidak ketahuan meninggalkan kamarnya karena jika ada yang tahu wooyoung keluar kamar maka dia akan di kawal banyak orang saat keluar rumah
“mana dia ?!” Tanya wooyoung celingukan saat dia sudah tiba di tempat nichkhun berada tadi.
“AAHH !!!” pekik wooyoung saat ada seseorang yang menarik tangannya paksa. Dia langsung di hempaskan ke dinding yang ada di pojokan pelataran kamar wooyoung itu membuat wooyoung berhadapan dengan namja yang menariknya itu dalam jarak yang begitu dekat , hidung mereka hampir saja menempel
“annyeong … nichkhun imnida “ ucap namja yang menarik wooyoung itu dengan mengedipkan sebelah matanya . membuat wooyoung menelan salivanya dengan susah saking terpesonanya
“wooyoung “ jawab wooyoung sedikit kesulitan . nichkhun tersenyum dan mengangguk
“aku tahu … kajja !!” lagi2 nichkhun menarik tangan wooyoung dan berlari dari pelataran kamar wooyoung dengan sdikit sulit . sesekali mereka harus bersembunyi di belakang tembok untuk menghindari orang2 yang berlalu lalang di rumah itu . nichkhun membawa wooyoung untuk keluar dari rumah megah itu melalui jalan rahasia yang hanya dia dan salah satu temannya yang mengatahui jalan itu .
“Ayo masuk ! “ titah nichkhun pada wooyoung menunjukan sebuah lubang yang ada di semak belukar yang ada di pinggir taman belakang rumah itu
“mwo ? kau mau aku masuk ke sana ? aku bukan tikus kau tahu !” protes wooyoung tidak mau merangkak masuk ke lubang di semak belukar itu
“cepat masuk saja !” nichkhun mendorong wooyoung dengan tiba2 membuat wooyoung tidak dapat mengelak dan ahirnya dia menerobos lubang itu juga dengan merangkak
“aish … bajuku jadi kotor !!!” gerutu wooyoung membersihkan bajunya yang kotor dengan menepuk2nya. Mata wooyoung terbelalak saat dia melihat dimana dia berada saat ini
“ini …” ucap wooyoung menunjuk ke jalannan yang ada dI hadapannya.
“kajja !” nichkhun menggandeng tangan wooyoung dan berjalan bersama kearah kiri . wooyoung memandangi tangannya yang tengah berpegangan dengan nichkhun . wooyoung tersenyum kecil sendirian'berani sekali anak ini membawaku pergi dari rumah'
“itu mobilku … bagaimana ? kau mau ikut denganku ? kita bermain sekarang …” ajak nichkhun memandang wooyoung yang terlihat berpikir. Wooyoung berpikir cukup lama namun ahirnya dia mengangguk mengiyakan

#
#
#
#
#
#
#


“WAAAHHHHHHH …… ini sangat indah !” wooyoung nampak sangat bahagia melihat pemandangan indah yang di suguhkan di hadapannya . nichkhun membawa wooyung kesebuah pegunungan yang sekarang tertutup salju hamparan salju putih yang luas itu terlihat begitu indah dengan beberapa pepohonan yang menjulang di beberapa bagian hamparan salju putih itu dengan warna yang sangat kontras . hijau tua di antara putihnya salju
“kau suka ?!” Tanya nichkhun yang sekarang menghampiri wooyoung dari arah belakang
Wooyoung mengangguk masih dengan senyuman bahagianya “kenapa kau membawaku ke tempat ini ?!” Tanya wooyoung penasaran
“karena … kau pasti sangat bosan tinggal di rumah yang di isolasi oleh benteng tinggi itu “ jawab nichkhun santai memasukan tangannya ke dalam saku celana “kau mau bertaruh denganku ?!” tawar nichkhun lagi
“taruhan apa ?!”
“kita main sky siapa yang sampai duluan ke bawah sini dia pemenangnya ! kita mulai dari sana ! ” nichkhun menujukan bagian atas pegunungan es
“baiklah … jika aku menang apa hadiahnya ?!”
“jika kau menang maka kau boleh meminta apapun dariku … dan jika aku menang maka aku hanya ingin meminjammu !”
Wooyoung langsung membulatkan mata dan memeluk dirinya sendiri dengan ekspresi takut yang sangat berlebihan “mwo ?!!” Tanya wooyoung terkaget
“maksudku … aku pinjam kau … untuk menemaniku bermain lagi suatu saat nanti !” jelas nichkhun menyentil kening wooyoung dengan sedikit keras. Wooyoung meringis memgangi keningnya yang terasa panas
“baiklah sekarang kita mulai saja !!”




“baik siap …” nichkhun menoleh kearah kanannya dan wooyoung yang sudah dengan posisi siap meluncur itu menngangguk dengan semangat berkobar
“hana dul set !!” tepat di hitungan ketiga nichkhun dan juga wooyoung meluncur dengan sangat cepat . mereka sama sekali tidak mau mengalah dan berusaha untuk semakin cepat saja hingga sudah setengah perjalanan. Nichkhun menyalip wooyoung membuat wooyoung yang tengah melaju dengan cepat memperlambat lajunya dan itu membuat wooyoung kalah
“kau curang !!!” wooyoung langsung saja bicara dengan nada kesalnya saat mereka sudah sampai di bawah
“mwo ? apanya yang curang ?! aku tidak curang !” elak nichkhun tak mau kalah
“kau juga menyalipku tadi !”
“menyalip itukan hanya trik untuk menang … lagi pula kenapa kau tidak melakukannya juga ?!” elak nichkhun lagi membela diri , wooyoung berdecak kesal dan bercekak pinggang
“aku ini orang yang sangat sportif kau tahu … aku tidak akan melakukan hal2 yang tidak baik … fair play … you know ?!”
“lalu apa aku ini curang ?! tidak kan ? jika aku curang aku akan melakukan ini !!!” nichkhun langsung mengambil salju di bawah dan dia melemparkannya pada wooyoung
“Ahh !!! apa yang kau lakukan ?!!” wooyoung mencoba untuk menutupi wajahnya tapi nichkhun terus saja menyerangnya dengan bola salju kecil yang dia buat , ahirnya wooyoung juga tidak tahan dan mulai membuat bola salju di tengah gempuran nichkhun, wooyoung juga menembakan bola salju padanya dan walhasil yang terjadi adalah perang bola salju di antara mereka berdua
Lama mereka saling melempar dengan salju hingga ahirnya nichkhun melihat wooyoung yang sudah sangat kedinginan . nichkhun langsung menghentikan aksi melemparnya dan menghampiri wooyoung dengan wajah khawatir
“wooyoung-ah …gwaenchana ?!” Tanya nichkhun panic saat melihat bibir wooyoung yang sudah membeku
“anii … gwaenchana …” wooyoung tersenyum dan melambaikan tangannya seolah berkata aku baik-baik saja
“sudahlah sekarang kita ke mobil saja … kajja !” nichkhun langsung merangkul bahu wooyoung dan berjalan memapahnya menuju mobil

Di dalam mobil

“ini minumlah …” nichkhun memberikan kopi panas untuk wooyoung , dan wooyoung menerimanya tapi dia hanya memagang gelas karton itu untuk menghangatkan tangannya saja tanpa dia minum melihat itu nichkhun menjadi terheran
“wae ?” Tanya nichkhun  pada wooyoung .
“uh ? anii …” wooyoung tersenyum dengan canggung dan kembali memandang lurus ke depan
“aku sudah menyalakan mesin pemanasnya … tapi apa kau tidak suka kopi ?!” Tanya nichkhun menerka. Wooyoung kembali memandang nichkhun dan tersenyum
“sebenarnya aku … memang sedikit tidak suka dengan kopi .. hehehehe “
“kalau begitu tunggu sebentar akan aku belikan minuman hangat lainnya !” nichkhun sudah membuka pintu mobil hanya saja wooyoung menarik tangannya
“anii … aku tidak apa2 … aku bersunggung-sungguh … “ucap wooyoung menenangkan . wooyoung menggenggam tangan nichkhun dengan erat seraya tersenyum tulus padanya
Nichkhun memandang tangan wooyoung yang masih berada di tangannya menatap tangan itu dengan lekat. Perlahan nichkhun mengalihkan pandangannya kearah wajah wooyoung entah kenapa melihat bibir tipis wooyoung yang mengukir sebuah senyuman itu menggoda hati nichkhun untuk mencicipinya
“mianhae … “ sesal nichkhun merasa bersalah karena dia sudah mengajak wooyoung ke tempat ini dan membuatnya kedinginan
“untuk apa ?!”
“karena aku membuatmu seperti ini “ wooyoung tertawa mendangar penuturan nichkhun dan dia mengusap lengan nichkhun lembut
“anii … kau tidak salah apapun … bahkan … seharusnya aku berterimakasih karena kau sudah mengajakku bermain … pergi dari kehidupan yang sangat membosankan ini …” ujar wooyoung dengan tulus . nichkhun masih saja memperhatikan bibir indah menggiurkan milik wooyoung membuat dia tidak dapat lagi menahan godaannya perlahan nichkhun mendekatkan dirinya pada wooyoung . terus mendekat hingga saat ini wajah nichkhun sudah berada di depan wajah wooyoung yang tengah bersandar di jok mobil samping kemudi. Nichkun mengarahkan bibirnya untuk meraup bibir wooyoung dengan gerakan yang begitu perlahan dan terasa kian halus wooyoung yang menyadari hal apa yang akan terjadi langsung saja menutup matanya sebagai tanda jika dia tidak keberatan dengan apa yang akan nichkhun lakukan

Ahirnya bibir nchkhun sduah menempel di bibir wooyoung , perlahan namun pasti nichkhun mulai melumat bibir wooyoung berulang kali, melumat bibir bawah dan atasnya bergantian. Wooyoung memiringkan kepalanya ke kanan dan nichkhun ke kiri membuat ciuman mereka semakin dalam , wooyoung membuka mulutnya tanpa di perintah membuat nichkhun bisa dengan bebas mengeksplor isi mulut hangat berasa mint milik wooyoung itu. Tangan wooyoung terulur untuk memegang pipi kanan nichkhun dan sekarang tangan nichkhun juga sudah memulai aksinya untuk menggerayangi tubuh bagian atas wooyoung

Dan dan
Dan
Dan
Dan

CUT !!!!! udah segitu aja yah … selebihnya kalian karang sendiri aja di dalam alam keyadongan diri kalian sendiri ok ?! :P


In home
Wooyoung berjalan dengan mengandap-ngendap memasuki rumah dan dengan perlahan sekali dia melangkahkan kakinya untuk menuju ke kamar tapi apa yang dia temukan ?! jinyoung sudah menunggunya di depan pintu kamar dengan 4 orang body guard kekar di samping kanan dan kirinya
“hyung !!” sapa wooyoung dengan selembut mungkin pada jinyoung yang sudah duduk menunggunya dengan wajah sangar
“kau darimana ? kenapa kau tidak memberi tahu siapapun ?!” Tanya jinyoung yang jelas sekali terdengar suaranya itu tidak bersahabat dia pasti emosi dan marah sekarang
“hyung … aku ke kampus sendirian tadi … aku tidak mau di kawal banyak orang semua mahasiswa memandangku dengan sangat aneh setiap aku ke kampus “ jelas wooyoung yang sudah sangat jelas adalah sebuah kebohongan belaka
“lalu kenapa mereka tidak menemukan mu di kampus ?!”
Deg
Wooyoung terdiam membisu membatu dengan pertanyaan itu , jelas sekali dia berbohong dan tidak ada di kampus ? tentu saja dia memang tidak pergi ke sana
“itu karena aku … aku … sebenarnya aku pergi ke kampus hanya saja tidak ada kelas yang menarik dan aku jalan2 sendirian begitu ?!” bohong wooyoung lagi pada jinyoung yang tentu saja tidak percaya padanya bagitu saja
“benarkah ?!” Tanya jinyoung dengan nada menyindir dan juga jelas sekali tidak percaya. Wooyoung langsung tersenyum manja pada jinyoung dan menghampirinya. Wooyoung memegang tangan jinyoung dan memasang wajah aegyo terbaiknya untuk meluluhkan hati jinyoung sekarang
“aku benar2 pergi sendiri … hyung tahukan aku tidak suka dengan banyak orang yang ada di sekitarku … jangan bilang hyung marah padaku ?! hyung tidak percaya padaku ?!! iya ??!” Tanya wooyoung memasang ekspresi sesedih mungkin yang dia bisa di hadapan jinyoung
“anii … hanya saja aku khawatir padamu … bagaimana jika terjadi sesuatu padamu … kau tidak bisa pergi sendirian …” jelas jinyoung yang sekarang sudah mulai luluh pada sikap aegyo wooyoung
“anda memanggilku !?” sebuah suara menghentikan acara rayuan wooyoung pada jinyoung , namja yang baru datang itu berjalan semakin mendekat kearah wooyoung dan jinyoung
“ahh … kau … kemana saja ? aku mencarimu !” ujar jinyoung pada namja yang tak lain adalah nichkhun itu . wooyoung sontak melepaskan pegangan tanganya pada jinyoung dan memandang nichkhun
“aku hanya ingin mengatakan jika aku akan pergi besok pagi saja karena sekarang aku ada acara mendadak … mulai besok kau yang mengurus semuanya … “ jinyoung menjelaskan pada nichkhun . nichkhun mengangguk dan sesekali mencuri padang kepada wooyoung dengan sangat hati2 agar tidak ada yang menyadarinya
“dia juga harus kau jaga !” jinyoung berdiri dari kursi yang dia duduki dan memeluk wooyoung dari samping, sedangkan wooyoung hanya menatap nichkhun dengan tatapan bersalah dan nichkhun yang langsung menunduk walau tak lama dia kembali memandang jinyoung dan wooyoung
“ne … aku akan melakukan yang … terbaik !” ucap nichkhun sedikit terbata
Jinyoung semakin mengeratkan pelukannya pada wooyoung membuat wooyoung menoleh kesamping untuk memandangnya , wooyoung tersenyum manis pada jinyoung yang begitu melukai hati seorang nichkhun
“tapi sebelum aku pergi untuk mengurusi masalah itu … aku ada urusan yang hanya bisa kau selesaikan !” ucap jinyoung pada wooyoung dengan nada nakal seraya mencubit dagu wooyoung. Wooyoung hanya tersenyum palsu dan setelah tatapan jinyoung tidak pokus pada dirinya lagi wooyoung memandang nichkhun untu melihat ekspresinya dengan ujung matanya yang kecil , dia dapat melihat tatapan gerah dari nichkhun dengan pemandangan yang dia dan jinyoung suguhkan
“baiklah … segera selesaikan masalah kita ..” jinyoung berbisik dan hendak mencium woyoung tapi dia langsung menghindar dan tersenyum canggung
“wae ?!” Tanya jinyoung pada wooyoung yang bersikap aneh padanya
Wooyoung mendekatkan dirinya pada jinyoung dan berbisik di telinganya “hyung … kau aku jadi bahan tontonan anak buah mu eoh ? kau mau orang lain melihat tubuhu begitu ?!” bisik wooyoung di telinga jinyoung yang sontak membutanya tertawa keras
“geure … geure … kajja …” ucap jinyoung masih dengan terawa dan merangkul wooyoung berbalik untuk masuk kedalam kamarnya. Wooyoung sedikit menoleh ke belakang melihat nichkhun ‘mianhae’ ucap wooyoung bersalah dalam hati pada nichkhun

In wooyoung room

Jinyoung langsung memeluk wooyoung dengan keras dari belakang memeluknya dengan kuat
“aku sudah sangat lama merindukan mu … belakangan ini aku sangat sibuk …” ucap jinyoung berbisik di telinga wooyoung , wooyoung hanya tersenyum semu mendengar apa yang dikatakan jinyoung ‘begitu menjijikan ‘pikirnya dalam hati tapi dia tidak dapat mengeluarkan isi hatinya itu
“kau milikku dan aku akan membuat banyak tanda di tubuhmu agar semua orang mengatahui jika kau adalah milikku “ wooyoung terdiam beberapa saat mencerna perkataan jinyoung dan dia langsung merasa begitu lemah dan ternganga, bagaimana mungkin dia akan melakukannya dengan jinyoung … jika orang itu tahu wooyoung sudah tidur bersama orang lain sebelum ini karena mendapati kiss mark di tubuh wooyoung yang jelas bukan dia yang melakukannya wooyoung bisa di bunuh saat itu juga
‘eothokhae ? aku bisa mati hari ini ?!’ pikir wooyoung gugup , tangannya gemetar dan keringat dingin mulai bercucuran dari pelipisnya sekarang





Otthe ? gaje ? udah pasti … aneh ? aneh ? abal ? pasaran ? gak bermutu ? dan lain2 ?! yah itulah daku sodara2 …jadi yang saya mau tanyakan hanyalah kalian mau saya lanjutkan tidak ini ff … beri komentar dengan format
Lanjutkan / jangan lanjutkan
Alasan :

Bagitu … uh aku banyak maunya … emang di yah mau gimana lagi … biar saya dapet masukan yang berrti makanya ikuti format di atas …

13 comments:

  1. di lanjutkan thor...masa gak d lanjuntin sih...

    Alasanya ya...karna q suka bca ff author, alasanya bingung mau ngomong apa, yg penting lanjut...

    ReplyDelete
  2. afhauygfuasbgvhj woo knp pacaran sama jinyoung...
    aahh ga kebayang woo ama jyp aisshh woo jangan mau sama jyp. sama khun aja :p

    ReplyDelete
  3. hahah appha jyp di masukin juga ! gak ada yang lebih muda an hahah taecyeon yuh kan lebih mirip bos mafia wah wah wah tapi kok nichkhun begitu amat yah kan baru kenalan udah gituan emang wooyoung itu sesuatu banget yah hahahah ! udah di tidurin khun masih di tiduri orang lain badan woo nantik capek gimana ! sampek gak bisa jalan saking capeknya hahaha hayo kesalahanya siapa ini :D

    ReplyDelete
  4. ish centil amat tuh wooyoung hahaha gak tahan buat nunggu nih author lanjutin dong nantik pokonya jangan sama jyp dong hahahah ama siwon kek hahaha cepetin ya thor

    ReplyDelete
  5. ya ampun big bos akhirnya meranin ff juga, tapi knp woo mau pacaran sm jyp? pasti ada alasan, kayaknya woo ga bener2 suka sama jyp deh. yaampun ga ada yg bisa ngalahin pesona woo deh, baru jga sama khun, eh jyp mau juga. woo emg ga capek? #plaak lanjut thor jangan di apus donk. ff nya keren bget kok

    ReplyDelete
  6. appa jinyoung genit ih pegang-pegang uyong,,,
    nnti kena tatapan evil dari khunnie baru tau deh karena megang-megang wooppa
    :))
    keren kok min ceritanya,,
    lanjutin yah plisss,,
    bila perlu besok udah ada chapter 2 *mwahahahahaha #ditabokauthor

    ReplyDelete
  7. appa~~~
    ngebayanginx bner2 ngakak sejadi jadinya *LOL
    omaigad woo sma jyp, ckikikikik..
    khun maen nyuri2 woo aj, bner2 kaga bisa naha dia klo uda mnyankut woo d dlm mobil pun jadi... :'D

    lanjooot thor nice nice,,
    lnjut sampe khatam ya...^^
    gamsaa :))

    ReplyDelete
  8. Yeeeey!!! khunyoung lagii ><

    ReplyDelete
  9. waw keren ! wooyoung tuh diem diem penggoda juga yang apa nichkhunya yang terlalu bernafsu ! nuna hezty mah kasian selalu galau udah nun awas ya klok nuna bales ni komenan readersnya hahahaha

    ReplyDelete
  10. Keren unnie >< Wooyoung XD Khunnie Khunnie <3

    ReplyDelete
  11. Lanjut, ceritax aq suka :)
    menarik, inde'ny udah bagus masukan imajiansium dlm cerita ini.. aq rasa ceria ini akan mengagumkan..n apalagi ini Khunyoung <3<3
    dan aq pnasaran alasan Woo jdi pacar JYP??

    ReplyDelete
  12. Author sangat suka membaca buatan mu apa lagi yang you are mine aku sangat suka

    tapi kalo pas bagian nc nya jangan di cut dong ngak seru tau!!

    aku harap autor mau mendengar rintihan batin ini :D

    dan ff yang di atas lanjut ya

    ReplyDelete
  13. kyaa kenapa babeh yang jadi big boss TT
    hahaha xD kesian woo sama babeh terlalu tua xD
    cepetan khun selamatkan woo kkk
    maaf baru menemukan ff ini :')

    ReplyDelete